Jumat, 24 Maret 2017

Project Belajar Arduino Part 7 : Membuat Multiple Alarm dan Dikendalikan Dengan PC Melalui Serial Port

Project kali ini membuat multiple Alarm menggunakan Arduino dan dikendalikan menggunakan aplikasi PC melalui port serial.
Aplikasi PC dibuat menggunakan Borland Delphi 10.1 Seattle dengan tambahan Komponen TMS Component Pack - TMS Software dan Comport.
Project ini bisa mengendalikan 16 alarm dan sekaligus menyalakan 16 relay yang terhubung dengan rangkaian.
Berikut aplikasi yang dijalankan di PC


Alarm/ Relay akan aktif bila berada diantara Waktu Mulai dan Selesai
Software alarm bisa diunduh di sini Control LED 

Project Belajar Arduino Part 6 : Membuat Jam Alarm Menggunakan Tiny RTC DS1307

Dalam proyek ini, kami merancang Jam dengan alarm berbasis Arduino. Real Time Clock atau RTC adalah jam menggunakan baterai yang memberikan waktu bahkan ketika tidak ada daya eksternal atau mikrokontroler diprogram.
RTC menampilkan jam dan kalender dengan semua fungsi ketepatan waktu. Baterai, yang terhubung ke RTC adalah salah satu yang terpisah dan tidak terkait atau terhubung ke catu daya utama.



Project Belajar Arduino Part 5 : Membuat Jam Menggunakan Tiny RTC DS1307

Waktu adalah urutan gerak atau peristiwa menurut persepsi yang mengamatinya, dan waktu itu relatif, karena di setiap tempat dan bagi setiap orang itu beda. Nah... dalam postingan kali ini saya ingin berbagi informasi yang bersangkutan tentang waktu, dan dapat berguna untuk yang sedang belajar tentang elektronika dan pemprograman yaitu RTC (Real Time Clock).
RTC (Real Time Clock) merupakan sebuah IC yang memiliki fungsi untuk menghitung waktu, mulai dari detik, menit, jam, tanggal, bulan, serta tahun. Ada beberapa RTC yang di jual di pasaran, seperti : DS1307, DS1302, DS12C887, DS3234.

Kamis, 16 Maret 2017

Project Belajar Arduino Part 4 : Membuat Countdown Timer dengan Arduino dan Android

Pada artikel kali ini kita akan mencoba membuat countdown timer dengan Arduino. Apa itu Countdown timer? Menurut Wikipedia Indonesia, Penghitung waktu mundur (countdown timer) adalah sejenis stopwatch yang dapat menunjukan banyaknya sisa waktu yang tersedia sampai batas waktu yang ditentukan. 


Countdown timer banyak sekali manfaatnya untuk kehidupan sehari - hari apabila kita menggunakannya dengan bijak. Contoh kecilnya adalah Timer pada Mesin cuci, Timer pada Oven, Timer pada stop kontak dan lain lain.

Dan pada tutorial kali ini, kita akan mencoba men-setting Timer countdown pada Arduino dengan menggunakan aplikasi Android dan komunikasi Wireless via Bluetooth. Dengan aplikasi ini kita dapat Set Countdown Timer maksimal 24 Jam, dan output dari countdown timer ini dapat ente sesuaikan dengan kebutuhan ente. Bila pada tutorial ini, output dari countdown timernya ane gunakan untuk mengaktifkan led dan buzzer sebagai indikator.

Jumat, 10 Maret 2017

Project Belajar Arduino Part 3 : Membuat Countdown Timer Dengan LCD dan Keypad

Langkah 1: Perangkat yang Dibutuhkan


Untuk membuat project ini, kita memerlukan beberapa perangkat diantaranya:
1. Sebuah PC yang terinstall Arduino IDE
2. Arduino atau Arduino kompatibel, paling disukai Arduino Pro Mini.
3. Sebuah LCD dengan atau tanpa backlight.
4. Trimport 50K Ohm
5. Beberapa kabel jumper.
6. USB FTDI/ USB TTL PL2303HX
7. Keypad 3x4 - 1 buah

Langkah 2: Merangkai Hardware Countdown

1. Pasangkan semua komponen seperti pada gambar berikut


Kamis, 09 Maret 2017

Project Belajar Arduino Part 2 : Stopwatch Arduino Sederhana Dengan 2 Tombol

Langkah 1: Perangkat yang Dibutuhkan

Untuk membuat project ini, kita memerlukan beberapa perangkat diantaranya:
1. Sebuah PC yang terinstall Arduino IDE
2. Arduino atau Arduino kompatibel, paling disukai Arduino Pro Mini.
3. Sebuah LCD dengan atau tanpa backlight.
4. Beberapa kabel jumper.
5. USB FTDI/ USB TTL PL2303HX

Jika Anda tidak memiliki salah satu diantaranya, maka silakan mencarinya pada toko online / toko hobi elektronik offline.

Langkah 2: Merangkai Hardware Stopwatch

Untuk merakit Stopwatch, pertama anda perlu mensolder pin header untuk LCD dan kemudian menghubungkan Arduino Pro Mini atau Anda melihat gambar di bawah ini:

Project Belajar Arduino Part 1 : Stopwatch Arduino Sederhana Tanpa Tombol





Stopwatch Arduino terbuat dari contoh library LiquidCrystal yang. Project ini menunjukkan waktu saat mulai direset. Instructable ini terinspirasi oleh instructuble diciptakan oleh Conor M - Arduino Stopwatch.  Kode ini diambil dari Electrify  dan kode ini super sederhana dan ringan.

Tutorial Belajar Arduino Part 14: Sensor Ultrasonik

Gelombang ultrasonik merupakan gelombang yang umum digunakan untuk radar untuk mendeteksi keberadaan suatu benda dengan memperkirakan jarak antara sensor dan benda tersebut. Dalam ebook ini, kita akan mempelajarinya dengan salah satu sensor ultrasonik HC-SR04 sebab sensor ini juga relatif terjangkau untuk pembelajaran. Bentuk fisik dari sensor ini tampak seperti gambar Sensor ultrasonik HC-SR04


Sekilas tentang Sensor Ultrasonik
Sensor ultrasonik adalah sebuah sensor yang berfungsi untuk mengubah besaran fisis (bunyi) menjadi besaran listrik dan sebaliknya. Cara kerja sensor ini didasarkan pada prinsip dari pantulan suatu gelombang suara sehingga dapat dipakai untuk menafsirkan eksistensi (jarak) suatu benda dengan frekuensi tertentu. Disebut sebagai sensor ultrasonik karena sensor ini menggunakan gelombang ultrasonik (bunyi ultrasonik).
Gelombang ultrasonik adalah gelombang bunyi yang mempunyai frekuensi sangat tinggi yaitu 20.000 Hz. Bunyi ultrasonik tidak dapat di dengar oleh telinga manusia. Bunyi ultrasonik dapat didengar oleh anjing, kucing, kelelawar, dan lumba-lumba. Bunyi ultrasonik bisa merambat melalui zat padat, cair dan gas. Reflektivitas bunyi ultrasonik di permukaan zat padat hampir sama dengan reflektivitas bunyi ultrasonik di permukaan zat cair. Akan tetapi, gelombang bunyi ultrasonik akan diserap oleh tekstil dan busa.

Tutorial Belajar Arduino Part 13: Sensor Cahaya

Salah satu jenis sensor cahaya adalah LDR (Light Dependent Resistor). Dengan sensor ini, kita bisa membuat alat yang berkaitan dengan cahaya seperti jemuran otomatis, tracking arah sumber cahaya matahari, lampu otomatis (untuk rumah, aquarium, dll), atau sebagai pengatur intensitas cahaya lampu untuk tananaman di dalam ruangan, dan banyak lagi lainnya. Di pasaran ada LDR yang berukuran 4 mm dan 11 mm. Pada Gambar di bawah ini adalah LDR dengan ukuran 11 mm.



Rabu, 08 Maret 2017

Tutorial Belajar Arduino Part 12: Termometer Digital/ LCD Character

Dalam hal ini kita akan menyiapkan LCD untuk menampilkan informasi suhu yang telah kita buat. Sebab melihat informasi suhu dengan komputer tentu kurang praktis bukan?

LCD merupakan singkatan dari Liquid Crystal Display, atau umumnya disebut dengan LCD atau display saja. Di pasaran beragam jenis LCD dan berbagai ukuran yang bisa Anda gunakan. LCD bisa untuk menampilkan huruf dan angka, bahkan ada yang bisa untuk menampilkan gambar.

Dalam ebook ini, kita akan berkenalan dengan LCD yang umum digunakan dan harganya juga relatif terjangkau. LCD ini berukuran 16x2 (2 baris 16 kolom) yang cukup untuk menampilkan informasi suhu atau informasi yang tidak terlalu panjang. LCD ini dikenal juga dengan LCD 1602 dengan beberapa varian seperti 1602A, dll.

LCD ini bisa bekerja pada 5 volt, sehingga Anda bisa menyambungkannya secara langsung ke pin VCC pada board Arduino. Perlu diperhatikan, jika Anda menggunakan LCD jenis lainnya, ada juga LCD yang bekerja pada voltase yang berbeda. Sehingga kesalahan pemasangan sumber tegangan bisa membuat LCD rusak.


Gambar LCD 1602